apakah anda menyukainya?


Senin, 05 Juli 2010

penulis

PENULIS

Satu hal terpenting dalam membuat sebuah karya tulis adalah , lapang dada menerima segala bentuk apresiasi pembaca. Karena bukankah “sebuah karya bila sudah dilempar ke publik berarti karya tersebut sudah bukan milik kita lagi?” (kutipan). Karya yang kita lempar itu sudah jadi milik pembaca. Kita hanya sebagai penulisnya. Dan semua orang yang sudah terjun didunia tulis-menulis baik yang merasa sebagai pemula seperti saya, maupun yang sudah senior seperti para sastrawan kita tentulah sudah faham akan hal ini. Dan karenanyalah tak heran dunia penulisan kadang sangat ramai. Dimana kita temui sebuah karya menjadi sasaran tembak para pembaca dengan kritikan pedas sampai halus. Atau sebuah karya yang menjadi pujian banyak orang karena isinya yang menarik,, gaya penulisannya yang enak dibaca atau karena penulisnya yang memang sedang disorot.
seseorang menulis biasanya :
1.Berdasarkan pengalamannya sendiri yang diambil dari fikiran dan perasaan pribadi dari suatu masalah tertentu , dan ditulisnya dalam bentuk prosa yang sifatnya lebih mendalam.
2. Berdasarkan imajinasinya sendiri. Misalnya penulis yang menuliskan kisah-kisah imajinatif seperti kisah kuda terbang atau semacam kisah anak bernuansa dongeng.
3. Berdasarkan pengalaman orang lain, baik yang diceritakannya langsung, maupun dari hasil curhatan lewat dunia maya. Disini penulis bisa mengganti narasumber sebagai si Aku dalam tulisannya, yang beresiko orang akan menaggapnya itu adalah tentang dirinya. Atau penulis bisa mengganti sang aku menjadi dia. Semua tergantung bagaimana kesepakatan antar penulis dan narasumber yang menginspirasinya untuk menulis kisahnya.
4. Berdasarkan pengalaman pribadi, tapi enggan mengakuinya. Maka penulis tersebut biasanya berkelit seolah itu adalah hasil imajinasinya sendiri yang tak melibatkan emosi siapapun. Atau dengan mengatakannya sebagai kisah nyata tapi berdasarkan pengalaman orang lain, bukan dirinya pribadi.
5. Berdasarkan pengamatan pada suatu masalah tertentu dalam lingkungan sosialnya atau mencakup hal-hal yang lebih luas serta sifatnya lebih umum, seperti tentang negara, lingkungan, kesehatan, bencana, dll.

makna angka

Makna Angka Menurut Feng Shui

1. Angka 1 atau disebut Bintang uang, adalah angka yang selalu menguntungkan. 1 juga adalah angka air yang diartikan sebagai uang dalam dunia feng shui. 2. Angka 2 atau disebut Bintang penyakit, adalah angka yang membawa penyakit. Dalam feng shui bintang tebang angka ini akan membawa kemajuan di bidang militer namun juga menciptakan duda atau janda muda dan membawa penyakit yang sangat serius.
3. Angka 3 atau disebut Bintang cekcok, adalah bintang yang membawa perkelahian, cekcok, kecelakaan. Bintang ini adalah bintang yang membawa ketidak harmonisan dalam feng shui bintang terbang.
4. Angka 4 atau disebut Bintang seksi, angka ini adalah angka puitis dan romantis. Memajukan pendidikan, karya tulis. Bintang ini disebut juga dead star tidak terlalu menguntungkan pada periode 8 dan 9 yang akan datang. Dalam feng shui bintang terbang angka 4 menciptakan stress pada mental. Lumayan kalau bergabung dengan white star. Tapi membuat pertumbuhan dalam hubungan percintaan kalau terbang ke barat daya.
5. Angka 5 atau disebut Bintang jahat. Bintang yang tidak menguntungkan setiap orang. Angka yang paling susah dikombinasikan. Membawa pengaruh jahat. Membawa gangguan penyakit. Kemanapun muncul dalam feng shui terbang angka ini selalu diperangi. Bintang ini kalau muncul bersamaan dalam bagan tahunan dan bulanan betul-betul menciptakan kecelakaan fatal.
6. Angka 6 atau disebut Bintang surga. 6 keberuntungan dari langit julukan angka ini. Walaupun termasuk angka yang membawa keberuntungan memudar kalau muncul sendiri, angka ini tetap pavorit bagi praktisi feng shui. Karena 6 berarti juga emas, keberuntungan dan kaya.
7. Angka 7 atau disebut Bintang kekerasan. Ini keberuntungan masa lalu dan kemunculannya pada periode 8 sungguh tidak menyenagkan karena 7 juga berarti kekasaran dan perampokan. Atau keberuntungan masa silam.
8. Angka 8 atau disebut Bintang kekayaan ini adalah salah satu white star yang membawa keberuntungan special kalau angka ini muncul pada periode sekarang ini. Selalu membawa keberuntungan ekstra dimanapun angka ini muncul.
Angka 8 juga dianggap lambang infinity atau angka yang tak pernah berakhir. Keberuntungan tiada akhir. Gunakan figure 8 ini semaunya karena ini akan memberikan keberuntungan ekstra.
9. Angka 9 atau disebut Bintang ganda, adalah angka yang menunjukkan keberuntungan masa depan. Angka ini selalu menggandakan pasangannya. Baik itu buruk atau bagus. Namun masih Favorit untuk digabungkan dengan white star.

publikasi

8 TIPS MEMBUAT PUBLIKASI EFEKTIF
1. Gunakan Headline (Fokus Tema) yang Paling Menarik.
Setiap acara pasti memiliki tujuan/tema tertentu. buat headline yang menarik perhatian dan sifatnya komunikatif “.
2. Isi Publikasi dengan Informasi yang Lengkap dan Detail.
Setiap konten dalam setiap publikasi pasti memiliki karateristik yang berbeda-beda, tergantung tujuannya. Namun yang perlu diperhatikan adalah informasi yang disampaikan sedapat mungkin detail dan minimal terdapat informasi 4W + 1H (What, When, Who, Where, How). Acaranya apa, kapan acara diadakan, siapa pematerinya, dimana acaranya, dan bagaimana acara tersebut diselenggarakan (terkait dengan pendaftaran, prosedur untuk mengikuti acara tersebut dsb.) Oh iya jangan sampai tidak menyertakan Contact Person. Banyak peserta yang tidak jadi mengikuti sebuah acara karena tidak mengetahui kepada siapa ia harus menghubungi.
3. Gunakan Redaksional yang Efektif dan Efisien
Perhatikan informasi apa saja yang akan kita sampaikan. Seringkali terlalu banyak informasi yang ingin disampaikan, malah membuat materi publikasi yang kita buat menjadi kurang komunikatif. Sehingga membuat tujuan dari tema menjadi tidak jelas, hal ini tentu saja akan membingungkan pembaca.
4. Gunakan Bahasa yang Simpel dan Mudah Dipahami
Tentukan terlebih dahulu target dari peserta yang diinginkan, jangan mengorbankan informasi yang ingin disampaikan dengan menggunakan istilah-istilah yang justru membingungkan dan tidak dipahami pembaca. Tujuan kita bukan menjadikan pembaca bertambah istilah-istilah asingnya, namun tersampaikannya informasi dengan jelas kepada mereka.
5. Buatlah Desain yang Professional & Sesuai dengan Informasinya.
Bagi yang lebih mementingkan isi, terkadang desain sebuah publikasi dibuat terkesan TIDAK PROFESSIONAL & TERKESAN SEADANYA. Hal ini yang sering saya temui di lapangan. Entah apa mungkin karena desainernya asal-asalan, terburu-buru atau malah tidak memiliki kemampuan teknis. Publikasi sendiri adalah representasi dari acara yang akan diadakan. Jika kualitas publikasinya rendah, maka bukan tidak mungkin pembaca akan menganggap acaranya tidak berkualitas.
6. Gunakan Media Publikasi yang Berkualitas
Media yang saya maksud disini adalah sarana yang digunakan untuk menampilkan publikasi. Misalnya media kertas, saya sering sekali melihat sebuah acara yang sebetulnya bagus dan berkualitas, namun sayangnya media publikasinya sangat minim, misalnya media yang digunakan hanya menggunakan kertas foto copy yang kualitas foto-copyannya juga memprihatinkan. Toh, kalaupun menggunakan kertas foto-copy, carilah tempat foto-copy yang kualitas foto-copynya bagus. Dan tentunya, karena menggunakan kertas fotocopy, jangan menggunakan Kombinasi Warna & Gradasi yang berlebihan. Akan sangat bagus jika memang memiliki dana yang lebih, gunakan kertas dan cetakan yang berwarna.
7. Tentukan Titik-Titik Distribusi yang Tepat
Setelah selesai membuat publikasi, tentukan dengan baik waktu penempelan publikasi di sekolah anda. Tempatkan publikasi di tempat yang stategis dan pembaca mudah melihatnya. Jangan sampai Anda salah tempat untuk menempelkan publikasi, karena disamping publikasi menjadi mubazir juga akan memboroskan pengeluaran dana anda.
8. Ketahuilah Kebiasaan Penempelan Publikasi di Daerah Sekolah Anda.
Perhatikanlah kebiasaan waktu penempelan publikasi di daerah Anda. Misalnya Anda mengira menempelkan poster pada malam hari adalah tepat. padahal paginya ada publikasi baru yang lain di tempel, alhasil publikasi Anda tertutup oleh publikasi yang lain.

Kamis, 01 Juli 2010

publikasi

PUBLIKASI

Headline adalah bagian yang paling terlihat oleh pembaca publikasi. Fungsi headline adalah menarik minat target publikasi untuk membaca. Ada dua hal yang harus kita perhatikan waktu menentukan headline sebuah publikasi. Yang pertama adalah headline harus dibuat semenarik mungkin dengan cara membuat headline se-provokatif mungkin tetapi tetap menggambarkan secara keseluruhan hal yang kita tawarkan. Khusus untuk publikasi sebuah acara atau event, biasanya yang dijadikan headline adalah nama acara atau nama event tersebut. Gimana caranya supaya publikasi berjalan effektif ? Kalau untuk kasus ini nama acaranya saja yang dibuat memenuhi kriteria untuk jadi headline yang bagus.
Dalam sebuah publikasi semua informasi disampaikan dalam isi. kalau membuat publikasi, buat informasi yang di sampaikan dalam publikasi selengkap dan sedetail mungkin. Kalau publikasi yang kalian buat tentang suatu acara, buat pembaca setelah melihat publikasi mengerti acara apa yang dipublikasikan. Jangan ragu-ragu untuk menggunakan gambar dalam isi sebuah publikasi. Karena sebuah gambar mencerminkan sejuta tulisan. Tapi hati-hati karena setiap orang bisa mengartikan gambar dengan cara yang berbeda-beda dan kemungkinan akan menimbulkan pengertian yang divergen.
Dan sebagai tambahan, kalau bisa cantumkan contact person, untuk membantu pembaca kalau ada sesuatu yang kurang jelas dalam publikasi.
Sebuah publikasi yang baik selalu menggunakan bahasa yang familiar dan mudah dimengerti oleh targetnya. Jadi sebelum membuat publikasi sebaiknya analisi terlebih dahulu siapa saja yang akan menjadi target publikasi kita. Kalau targetnya masyarakat umum yang kurang mengerti komputer jangan pernah menggunakan istilah-istilah komputer yang ngejelimet. Kalau targetnya orang-orang yang belum tentu ngerti bahasa inggris jangan sekali-kali pake bahasa inggris dalam publikasinya. Tapu tentu kalau kita sudah tau pasti targetnya adalah orang-orang yang bisa bahasa tertentu; ya jangan ragu-ragu pakai bahasa tersebut dalam publikasi karena akan lebih menyentuh target.
Desain dalam sebuah publikasi selain sebagai pemanis dapat juga berfungsi untuk menajamkan maksud publikasi dan menarik mata pembaca untuk melihat dan membaca. Oleh karena itu desain publikasi harus sesuai dengan maksud dan tujuan publikasi dibuat. Kalau publikasi dibuat dengan tujuan untuk menjual suatu produk barang paling tidak ada gambar barang yang akan dijual tersebut. Sedangkan untuk menarik mata pembaca biasanya desain dibuat menggunakan warna-warna yang mencolok. Pesan terakhir dalam membuat desain, desain memang penting dalam sebuah publikasi tetapi apabila desain tersebut terlalu berleihan justru akan membuat orang lain berpendapat bahwa publikasi tersebut norak dan menjadi tidak effektif karena yang membaca akan il-feel duluan. Untuk sebuah publikasi sebaiknya pilih huruf yang mudah dibaca dan simple. Karena huruf adalah komponen penyusun informasi yang disampaikan dalam publikasi. Satu hal yang jangan pernah kalian lupakan dalam membuat publikasi yaitu jangaj terlalu HIPERBOLIS. Buat publikasi iti penting tapi kejujuran dalam memublikasikan lebih penting.

Sabtu, 26 Juni 2010

photo


UTD



kegiatan PMI dalam menyelenggarakan pengadaan darah adalah dengan cara :

- Pemilihan (seleksi) penyumbang darah.

- Penyadapan darah

- Pengamanan darah

- Penyimpanan darah

- Penyampaian darah

Sedangkan dari segi moral dan etika, pengadaan darah dilakukan atas dasar “sukarela” tanpa maksud mencari keuntungan maupun menjadikan darah obyek jual beli. Hasil kegiatan UKTD PMI adalah darah yang sehat, aman dan tersedia tepat waktu. Disamping itu darah dapat diolah menjadi komponen-komponen darah yang dapat diberikan kepada pasien dengan tepat waktu sesuai kebutuhan. Darah tidak boleh diperjualbelikan dengan dalih apapun juga, karena darah diberikan oleh donor dengan sukarela.

DDS (Donor Darah Sukarela) adalah donor darah yang memberikan darahnya dengan sukarela tanpa melihat sendiri atau mengetahui kepada siapa darah itu akan diberikan.

DDP (Donor Darah Pengganti) adalah donor darah yang darahnya diberikan untuk menolong saudaranya atau temannya yang sakit, yang memerlukan darah. Secara historis, atas dasar kemanusiaan dan kedermawanan, sejak tahun 1950 PMI sudah mulai melakukan kegiatan pengelolaan sumbangan darah. Namun barulah tahun 1980, diterbitkan Peraturan Pemerintah No. 18 tahun 1980, yang menugaskan PMI untuk menyelenggarakan transfusi darah, termasuk hubungan kerja antara PMI dengan Departemen Kesehatan.

Dalam tahun 1992, oleh pemerintah telah dikeluarkan Undang-Undang No. 23 tahun 1992 di mana Pelayanan Usaha Transfusi Darah telah diatur didalamnya. Inilah landasan Hukum bagi penyelenggaraan UKTD (Upaya Kesehatan Transfusi Darah). Disamping prasarana tersebut, masalah kedermawanan darah di Indonesia mempunyai infra struktur yang kokoh, yaitu “PANCA SILA” sebagai falsafah bangsa Indonesia, sehingga usaha transfusi darah di Indonesia harus dilakukan berdasarkan perikemanusiaan dan kesukarelaan.

Prasarana lain yang cukup besar artinya adalah fakta soal pemindahan darah antar manusia yang bersumber dari kalangan umat Islam di Indonesia yang menyatakan bahwa Usaha Transfusi Darah dapat dibenarkan.

1. UNIT TRANSFUSI DARAH (UTD)

Di seluruh Indonesia terdapat secara resmi 188 UTD yang dikelola PMI dan 34 UTD rumah sakit (non-PMI).Yang ideal adalah jika disetiap

Kabupaten/Kodya/Kotif terdapat sebuah Unit Tranfusi Darah. Di Indonesia terdapat 316 Kabupaten/Kodya/Kotif. Terlihat disini bahwa masih banyak Kabupaten / Kodya / Kotif yang belum memiliki UTD, terutama di luar Jawa.Daerah yang telah memiliki rumah sakit, sudah pasti sedikit atau banyak memerlukan darah sebagai pengobatan/sarana pengobatan, namun pembentukan UTD di daerah tidak dapat dipaksakan begitu saja dari atas, tetapi harus dari bawah ke atas dan ada persyaratan yang perlu dipenuhi antara lain :

1. Adanya kebutuhan darah minimal 100 kantong darah sebulan.
2. Adanya penyumbang darah minimal 300 orang.
3. Memiliki fasilitas bangunan dengan ruang yang diperlukan.
4. Mempunyai peralatan dan perbekalan yang diperlukan.
5. Tersedia tenaga yang diperlukan antara lain dokter sebagai Kepala, Asisten transfuse darah, Tata Usaha, dan sebagainya.
6. Mendapat persetujuan dari pengurus Pusat PMI
7. Izin operasional dikeluarkan oleh DINKES setempat.

Bagi suatu daerah yang PMI – nya belum memiliki UTD, maka penyediaan darah untuk tranfusi darah dapat langsung dilakukan oleh Rumah Sakit setempat. Apabila PMI telah sanggup untuk membentuk UTD, maka penyelenggaraan UKTD oleh PMI (dilaksanakan oleh PMI).

Didalam menyelenggarakan UKTD, UTD melaksanakannya dengan prinsip mandiri, otonom dan mengurus rumah tangganya sendiri.

Peranan Pengurus PMI dalam hal ini antara lain adalah :

- Memberikan pembinaan dan pengawasan kepada UTD.

- Memberikan bantuan dana / financial.

- Mengusahakan bantuan dari sumber lain.

- Mengesahkan program kerja dan program anggaran UTD.

- Meneliti laporan UTD, termasuk laporan keuangan.

1. Logistik

Selain logistik perkantoran pada umumnya, logistik khusus untuk UKTD terbagi menjadi 2 yaitu :

1. Alat-alat UKTD, yaitu alat-alat teknik yang dipakai untuk melaksanakan kegiatan UTD, antara lain :

- Timbangan badan, stetoskop, tensimeter, alat periksa hemoglobin, alat periksa golongan darah.

- Bank darah / lemari penyimpan darah, incubator, waterbath, mokroskop centrifuge, dan sebagainya.

1. Ketenagaan :

Tenaga inti dalam UTD adalah :

1. Dokter sebagai kepala UTD
2. Asisten Transfusi Darah (ATD), sebagai tulang punggung pelaksanaan UKTD.

Untuk UTD standart (UTD Cabang), diperlukan tenaga :

- Dokter : 1 orang, sebagai Kepala UTD Cabang

- ATD : 2 orang, sebagai Kepala UTD Cabang

- Tata Usaha : 1 orang

- Bendahara : 1 orang

- Pekarya : 1 orang

- Sopir : 1 orang

Tenaga tersebut diusahakan sendiri oleh pengurus cabang PMI yang bersangkutan. Tenaga tersebut dapat diperoleh dari PEMDA / KANDEPKES setempat dengan status dipekerjakan atau diperbantukan, bagi tenaga yang menjadi karyawan PMI sendiri penggajian disesuaikan dengan peraturan Gaji pegawai Negeri Sipil (PGPNS).

1. Donor Darah

Donor Darah memegang peranan penting dalam UKTD, tanpa donor darah, UKTD tidak mungkin berjalan.

Sesuai dengan PP 18/80, PMI memberi sekedar penghargaan kepada para Donor Darah Sukarela yang telah beberapa kali menyumbangkan darahnya dengan sukarela.

5 x menyumbang, diberi piagam dengan pin plastic

15 x menyumbang, diberi piagam dengan pin perunggu

30 x menyumbang, diberi piagam dengan pin perak

50 x menyumbang, diberi piagam dengan pin sepuh emas

75 x menyumbang, diberi piagam dengan pin emas, dan kesempatan bersilaturahmi dengan Bapak Presiden di Jakarta.

100 x menyumbang, oleh Departemen Sosial RI diberikan penghargaan berupa piagam dan “Satya Lencana Kebaktian Sosial” di Jakarta.

1. PERHIMPUNAN DONOR DARAH INDONESIA (PDDI)

Donor Darah perlu dibina agar berkelanjutan.

Dengan adanya organisasi PDDI, PMI sangat terbantu dalam hal pembinaan Donor Darah Sukarela yang berkelanjutan. PDDI dengan PMI adalah mitra kerja yang masing-masing tergoranisasi secara terpisah dan mandiri. Di dalam kampanye menyebar (recruitmen) Donor Darah Sukarela, diusahakan untuk tidak ada tumpang tindih kegiatan-kegiatan yang merugikan, bahkan perlu dijalin kerjasama yang erat serta penggunaan dana yang efisien. Penyerahan Donor Darah Sukarela dapat dijalankan secara terpadu maupun sendiri-sendiri. PDDI dan PMI saling mengembangkan pemberian bantuan dalam bentuk saling menunjang, sesuai dengan kemampuan namun tidak saling mengikat.

1. Pendanaan

Dalam pembentukan dan pengoperasian UTD dipakai prinsip “Kemandirian” atau “Otonomi”. Lalu dari mana diperolehnya biaya?

Untuk modal pertama diperoleh dari sumbangan Pemerintah Daerah, Departemen Kesehatan, PMI dan para dermawan lain.

Untuk biaya operasional, selain diperoleh dari sumber diatas, terutama diperoleh dari :

1. PC PMI yang bersangkutan, yaitu 20% dari Bulan Dana.
2. Hasil pengumpulan dari biaya layanan (service cost).
3. Sumber lain yang sah.

Darah tidak boleh diperjual belikan dengan dalih apapun, tetapi untuk mendapatkan darah yang siap pakai diperlukan pengelolaan darah yang membutuhkan biaya. Biaya inilah yang disebut Biaya Pengelolaan Darah atau Service Cost, yaitu biaya yang dibebankan kepada pasien untuk mengganti biaya pengelolaan darah. Di dalam menentukan biaya pengelolaan darah tidak boleh ada unsure mencari keuntungan dan penetapan besarnya biaya tersebut diberikan oleh Dinas Kesehatan setempat.

Minggu, 20 Juni 2010

hujan dan pelangi





“ Jadi kan pa? nanti papa nunggunya ditaman aja, mimi lagi siap-siap nih, paling setengah jam lagi nyampe. Udah ya pa… da….” Pelangi mengakhiri pembicaraannya dengan pacarnya Fatir melalui telefon.
“ Cie...papa...mimi kangen nih...huekh... “ Dinda menjulurkan lidah, meledek Pelangi.
“ Apaan sih lo ?” Pelangi sewot
“ Ea elo masih pacaran aja manggilnya udah papa mimi. Ih...” Dinda merasa jijik.
“ Suka-suka gue dong, itu kan panggilan sayang gue buat dia “ Pelangi membela diri.
“ Ia deh...mau nyamain Anang-KD ya ?” Dinda menyenggol pundak Pelangi dengan pundaknya.
“ Ya enggak lah..kalo Anang-KD kan manggilnya pipi-mimi, kalo gue kan papa-mimi. Lagian Anang-KD juga udah cerai kan ? gimana sih lo ?”
“ Kalo gitu lo jadi generasi penerusnya aja dong. Nanti kalo lo udah kawin, panggilan sayangnya pipi-mimi...eh, nggak-nggak..lo manggilnya papa-mimi aja biar jadi trend baru. Terus kalo lo punya anak 2 aja, kalo bisa cewek sama cowok biar tambah mirip Anang dan Krisdayanti...hehehe...” Celetuk Dinda ngawur.
“ Ih...dasar, ngaco lo. Udah mikirin kawin segala. Gue kan masih kelas 2 SMA, umur gue juga baru 16 tahun. Apalagi kalo niruin Anang-KD. Ogah banget..., nggak kreatif.. nanti gue malah disangka plagiarist atau duplicator lagi “
“ Yaudah deh...terserah lo “ Dinda menyerah.
“ Ya emang, terserah gue, suka-suka gue, mau-mau gue...udah akh, daripada ngomong sam lo yang nggak jelas en nggak penting mendingan gue ketemu papa “
“ Yaudah gih sono pergi, kalo perlu nggak usah balik-balik lagi “
“ Sirik aja lo, makannya cari cowok dong jangan ngejomblo terus... lo belum ngerasain jatuh cinta sih “ Ledek Pelangi. “ Pengumuman-pengumuman...siapa yang punya anak bilang aku, aku yang tengah malu sama teman-temanku karna Cuma diriku yang tak laku-laku “ Lanjut Pelangi menyindir Dinda dengan lagu wali yang berjudul Cari Jodoh. Dinda marah dan Pelangi lari pergi meninggalkan Dinda.
“ Kurang aja lo, awas ya... suara jelek aja dipamerin, pake ngeledek segala lagi. Gini-gini gue lebih tua beberapa bulan dari lo tau “ Dinda teriak dari kejauhan.
“ Yaudah maafin aku mba Dinda...” Pelangi berteriak sangat keras.
“ Ya..tapi nggak usah panggil mba juga..” Dinda berteriak lebih keras.
Pelangi semakin lama semakin tak terlihat.
***
“ Hai pa...mimi tepat waktu kan?” Pelangi setengah berlari.
“ Tepat waktu apanya, mimi telat 1 menit “
“ Ya... papa, 1 menit doang “
“ Sama aja, mimi sampe disini lebih dari waktu yang ditentukan kan ?”
“ Iya sih...yaudah lah itu nggak penting, yang penting mimi udah nyampe sini, terus sekarang kita mau kemana ?”
“ Mendung-mendung gini, ditambah udara dingin enaknya makan makanan kesukaan mimi “
“ Apaan tuh ?” Tanya Pelangi. “ Bakso” Fatir tersenyum dan terlihat semakin keren.
“ Mau…mau…mau…, mau banget. Dimana pa ?”
“ Di abang tukang bakso langganan mimi, bakso bang kumis “
“ Yuk “ Pelangi menggandeng tangan Fatir
Pelangi dan Fatir pergi ke warung bakso bang kumis dengan mengendarai sepeda motor. Ditengah perjalanan, hujan turun dan semakin lama hujan semakin lebat sehingga Fatir menambah kecepatan laju motornya dan menyuruh Pelangi berpegangan dan memeluk Fatir agar tidak terjatuh. Setelah beberapa menit perjalanan, Pelangi dan Fatir akhirnya sampai diwarung bakso bang kumis dengan baju basah kuyup.
Dengan badan menggigil kedinginan. Pelangi dan Fatir masing-masing memesan semangkok bakso yang hangat. Setelah menunggu beberapa saat, akhirnya semangkok bakso telah tersedia dihadapn mereka. Bakso yang benar-benar menggoda selera dan memang terkenal karena rasanya yang enak sehingga tak heran kalau Pelangi menjadi salah satu penggemar berat bakso bang kumis, kareana memang dari dulu Pelangi sangat suka bakso. Menurut Pelangi, bakso kurang enak dan kurang mantap tanpa sambal, Karena Pelangi memang sangat suka pedas. Tidak segan-segan, Pelangi menambahkan 2 sendok makan sambal pada baksonya.
“ Mi, kamu nggak salah ya ? mimi mau makan bakso apa makan sambal ? nggak takut sakit perut apa ?” Fatir heran. “ Ya nggak lah pa..papa kaya nggak tahu mimi aja, mimi kan paling suka pedas ya mimi makan baksonya pake sambal “ Pelangi meringis.
Pelangi dan Fatir menikmati semangkuk bakso yang hangat dengan ditemani rintik hujan dan udara yang dingin. Setelah selesai makan, Fatir mengajak Pelangi pulang dan menerobos hujan. Sepanjang perjalanan menuju rumah Pelangi, Pelangi terhanyut dalam dekapan hangat Fatir. Pelangi merasa sangat bahagia walaupun didampingi hujan, karena…hujan mendekatkannya dengan Fatir.
Setelah menempuh perjalanan sekitar 15 menit. Pelangi dan Fatir sampai dirumah Pelangi. Mereka mengobrol diteras depan rumah Pelangi.
“ Mi, ada yang perlu papa omongin “
“ Ngomong aja pa…nggak ada yang ngelarang kan ?”
“ Mi, papa kan udah lulus SMA, terus mimi juga bentar lagi berangkat sekolah, masuk tahhun ajaran baru dan kelas 2 SMA “
“ Iya…semua orang juga udah tau kan, terus?”
“ gini mi, papa disuruh bonyok buat kuliah diluar negeri “
“ Apa ?” Pelangi kaget
“ Iya, awalnya papa juga nggak mau..tapi bonyok tetep maksa dan udah nyiapin semuanya buat papa. Bonyok kan pengen banget papa sekolah tinggi diluar negeri.. papa akan kuliah di Astralia dan mengambil bagian management. Papa juga nggak tahu berapa lama disana dan kapan akan pulang. Tiga jam lagi papa akan berangkat ke bandara. Maaf mi..sebenarnya hari ini papa ngajak jalan mimi untuk yang terakhir kalinya dan sebaiknya…sebaiknya kita putus mi “ Jelas Fatir. “Putus? Kenapa mesti putus pa ? mimi ngerti kok, mimi terima kalau papa mau berangkat keluar negeri untuk menimba ilmu. Mimi juga ngerti kalau kita nggak akan ketemu dalam waktu yang lama, tapi kenap akita harus putus? Walaupun nggak ketemu kita masih bisa berhubungan dan berkomunikasi kan? Masih ada telepon, kita juga bisa sms, ya..walaupun kita harus berhubungan jarak jauh, tapi mimi terima kok, mimi nggak masalah “ Mata Pelangi berkaca-kaca.
“ Tapi papa nggak bisa mi, papa nggak bisa hubungan jarak jauh, itu justru akan nyiksa papa. Papa pengen bener-bener focus sekolah. Mimi juga pasti capek nungguin papa yang belum jelas nanti kapan pulangnya jadi lebih baik kita putus. Sekarang papa harus pulang karena papa sebentar lagi akan berangkat ke bandara. Maafin aku Pelangi “ Fatir pergi meniggalkan Pelangi dan mengendarai sepeda motornya untuk segera pulang kerumah. Pelangi meneteskan air matanya dan berlari mengejar Fatir di tengah hujan. “ Fatir..” Laju motor fatir semakin lama semakin kencang. Pelangi tidak bisa mengejar dan akhirnya ia berhenti didepan kebun yang jaraknya tidak begitu jauh dari rumah Pelangi. Pelangi duduk dirursi panjang di depan kebun yang sengaja disediakan pemilikya. Pelangi duduk dan tertunduk ditengah hujan sembari menangisi kepergian Fatir. Pelangi terhanyut dalam kesedihannya dan tiada hentinya meneteskan air mata. Pelangi berharap, tetesan air mata yang telah ia keluarkan adalah kenangannya bersama Fatir, agar tiap tetes air mata yang jatuh dan hilang begitu saja mewakili hatinya agar dia bisa melupakan kenangan yang telah ia lewati bersama Fatir.
Saat Pelangi sedang asik merenung dan menangis, tiba-tiba sesosok laki-laki datang menghampirinya dan duduk disamping Pelangi.
“ Permisi mba, saya boleh kan duduk disini “. Laki-laki yang belum dikenal itu tersenyum pada Pelangi. “ Kenalin, aku Rainaldy panggil aja aku Rain. Kalo nama mba siapa ?” Lanjutnya sambil mengulurkan tangannya pada Pelangi. Pelangi tidak menyambut uluran tangan Rain dan mengacuhkannya.
“ Ujan-ujanannya kok disini aja mba, kenapa nggak keliling? Lebih seru loh, daripada mba diem aja disini”
“ Diem...!!!! ini bukan urusan lo, lo nggak tahu apa-apa “ Bentak Pelangi
“ Cantik-cantik kok galak banget sih mba...ih...serem... aku tahu kok, sekarang mba itu lagi ada masalah. Gini mba ya, semua orang itu pasti punya masalah tapi tergantung bagaimana masing-masing orang mengatasi masalahnya tersebut. Ada yang mencoba jalan pintas dengan mengakhiri hidupnya, ada yang sampe gila karena menghadapi masalah yang berat, depresi. Tapi saya saranin supaya mba hadapi aja masalah seberat dan sebesar apapun jangan lari dari masalah. Jadikan halangan atau masalah mba itu menjadi sebuah tantangan. Oke!!” jelas Rain panjang lebar.
“ Banyak omong lo, sebenernya mau apa sih lo kesini ?”
“ Mba suka hujan ya ? aku juga suka loh mba “
“ gue nggak peduli!!!”
“ Mba tahu nggak kenapa nama saya Rainaldy ?”
“ Mana gue tahu, tanya sana sama bonyok lo “ pelangi semakin terpancing untuk berbicara.
“ Jadi gini mba, waktu aku lahir kedunia ini pas banget waktu itu turun hujan makannya aku dikasih nama Rain, terus Aldy itu singkatan dari nama mama papa aku yaitu Aly dan Diana. Gitu mba.. kalo mba seendiri kenapa suka hujan ?“
“ Mau tau aja sih lo, tapi..nama sama cerita lo lucu juga sih..”
“ iya dong...kalo gitu aku boleh tau dong siapa nama mba?”
“ gue Pelangi “
“ Pelangi?? Nama mba juga lucu... pas banget nih.. setelah hujan,ada Pelangi.Hehehe..”
Rain tertawa.
“ Iya...Eh tapi perasaan gue nggak pernah liat lo deh”
“ iya..gue kan baru pindah tadi pagi, tuh rumah baru gue “ Fatir menunjuk kesalah satu rumah.
“ Deket dong sama rumah gue, justru sebelahan. Rumah gue disebelah kanan rumah lo”
“ oh.. kebetulan. Gue kapan-kapan boleh main kan?”
“ Silahkan aja, asal jangan minta makan aja”
“ yaudah, okelah kalo begitu”
“ hahaha...” Rain dan Pelangi tertawa.
Setelah ngobrol-ngobrol, Rain dan Pelangi pulang kerumah masing-masing. Pelangi langsung pergi kekamar mandi untuk mandi dan membersihkan tubuhnya. Setelah selesai mandi, pelangi berganti pakaian dan setelah semuanya selesai, ia langsung membaringkan tubuhnya di tempat tidur. Saat Pelangi sedang asyik melamun, tiba-tiba terlintas bayangan wajah Rain di pikirannya.
“ rain...walaupun nyebelin, tapi lo nyenengin juga” Ucap pelangi dari relung hatinya yang terdalam.
***
Keesokan harinya, Rain mengajak Pelangi ke kebun tak jauh dari tempat tinggal mereka sekaligus tempat pertemuan mereka untuk yang pertama kalinya.
“ Pelangi, gue mau ngomong sesuatu sama lo” Rain menatap wajah Pelangi.
“ Mau ngomong aja, ngomong aja”
“ Sejak pertama gue kenal lo, kemaren ditempat ini. Gue ngerasa cocok dan klop banget sama lo, jadi mau nggak lo....?”
“ lo apa?”
“ Mau nggak lo jadi sahabat gue “
“ oh...sahabar, ia gue mau kok jadi sahabat lo. Dari pertama juga gue udah cocok kok sam lo, kirain tadi lo mau ngomong apa?”
“ Emang tadi lo kira gue mau ngomong apa?”
“ Enggak “ Pelangi tersenyum
“ Ea...kalo gue mau nyatain cinta kan nggak mungkin, kita kan baru kenal kemaren. Jadi kita sahabatan aja dulu. Siapa tahu nanti sahabat jadi cinta, ia nggak?” Rain tertawa, Pelangi pun ikut tertawa.
“ Nih buat lo “ Rain memberikan secarik kertas pada Pelangi. Pelangi membaca goresan tinta pada kertas tersebut.

Kadang Tuhan menyembunyikan matahari
Kemudian mendatangkan hujan dan petir
Yang menyambar, kita menangis dan bertanya...
Kemana hilangnya matahari?
Rupanya dia hendak memberi kita Pelangi.

“ Bagus..makasih ya Rain “ Pelangi tersenyum, Rain pun membalas senyum Pelangi.


BY : V3